Setiap orang punya aset atau harta. Ada yang produktif sebaliknya juga aset konsumtif

Seperti: Sepeda motor, mobil, rumah, tanah, handphone, Televisi dan baju. Pada hakekatnya fasilitas yang Anda miliki sehari-hari adalah aset. Artinya setiap barang yang punya nilai adalah aset. Ada yang nilainya turun ketika dijual, butuh pemeliharaan haruian dan bulanan, itulah aset konsumtif. 
Tapi ada juga aset yang dibiarkan saja, ketika beberapa tahun yang akan datang di jual dia mampu memberikan keuntungan, bahkan ada juga yang dapat memberikan keuntungan tiap hari dan bulanan, maka ini dikategorikan sebagai aset produktif. Bahkan yang terakhir dapat memberikan passive income. Aha, inilah yang kita cari!!


Berikut beberapa aset produktif yang mesti kita miliki:

1. Rumah  

Ketika sekolah dulu, kita tahu bahwa rumah atau papan merupakan kebutuhan wajib untuk dimiliki alias kebutuhan primer. Mengingat harganyapun cenderung naik terus, maka banyak pengusaha kaya dari usaha pengadakan kebutuhan primer ini. Kebutuhan rumah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Demikian halnya kebutuhan untuk memiliki tanah yang kian terbatas luasnya. 

Oleh sebab itulah aset ini harus menjadi kebutuhan prioritas. Termasuk dalam properti selain rumah, dapat berarti tanah, kavling, apartemen, ruko dan hal lainnya yang berhubungan dengan tempat tinggal atau usaha. Keuntungan memiliki properti ini adalah adanya capital gain, uang sewa (cash flow bulanan), profit hasil dijual lagi (cash Flow) dan modal untuk pendanaan.

2. Paper Aset / Kertas Aset

Kerjasama memiliki usaha ditandai dengan MOU bagi hasil pendapatan atau saham. Mulailah berfikir untuk menjadikan uang sebagai karyawan. Mulai ikut menyertakan sebagian tabungan dalam kerjasamanya untuk usaha secara patungan atau setidaknya dengan cara membeli saham. Kalau takut merugi, mulailah dengan nominal yang sedikit. Jika memiliki rumah atau tanah kavling segera diurus sertifikatnya dari Akte Jual Beli menjadi Sertifikat Hak Milik. 

3. Bisnis / Produk

Ketika anda memiliki usaha atau bisnis, walaupun kecil keuntungannya jika dikelola dengan baik, sehingga menjadi mata air yang akan membuat hidup Anda nyaman. Lebih nyaman dari seorang karyawan yang mendapatkan gaji setiap bulan sementara dirinya terikat dengan berbagai macam cicilan kredit.

Misalkan Anda punya properti rumah yang dikontrakkan, alias bisnis kontrakan, maka keuntungan dari penyewaannya akan terus membuat hidup Anda nyaman. Begitu juga jika usaha Anda adalah menjual suatu produk yang terus dibutuhkan, misal sangat manjur bagi orang sakit, sehingga makin lama makin banyak permintaan dan terjadi repeat sehingga cash flow Anda terus meningkat.

4. Komuditi

Aset komuditi, artinya mudah dijual, umunya emas. Jadi sebaiknya sebagian tabungan Anda dialokasikan untuk menabung dalam bentuk emas. Karena emas, selain nilainya meningkat, barang ini juga mudah dijadikan uang jika ada kebutuhan mendesak. 

Apabila Anda punya aset berupa tanah kavling, tanah ini sebaiknya ditanami kebutuhan pokok seperti padi, singkong, kelapa dan lain-lain. Atau dijadikan tempat beternak, misal beternak sapi, kerbau  atau kambing yang menghasilkan daging atau lebah untuk menghasilkan madu.


Popular Posts