Banjir Pengunjung Marketplace di Indonesia, Siapa Paling Diuntungkan? - Investasi Terpercaya....
About Me

> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya Ayok. Terima kasih telah berkunjung

Semoga Anda selalu berbahagia serta senantiasa dalam berkelimpahan dan penuh syukur.

Saya berharap bisa memberikan inspirasi dan manfaat buat kita semua...

,

Tentang Kami

17 Jan 2022

Banjir Pengunjung Marketplace di Indonesia, Siapa Paling Diuntungkan?


 Banjir Pengunjung Marketplace di Indonesia, Siapa Paling Diuntungkan?

Iprice.co.id: Peta ecommerce Indonesia, telusuri persaingan toko online di Indonesia

Fenomena menarik yang terjadi beberapa tahun terakhir ini sungguh luar biasa. Banyaknya mall atau pusat perbelanjaan yang tutup seiring dengan berkembangnya mall online. Mall Online atau lazim disebut Marketplace. Lihat fakta ini, Tahun 2019 pengunjung Shopee mencapai 2 Milyar dan meraup keuntungan hingga Rp. 13,2 Trilliun. Nah siapa yang paling diuntungkan? Yap betul, salah satunya adalah investornya….

Kontan.com: Toko online paling ramai pendapatan shopee tembus belasan triliun


Lalu siapa sajakah para investor dibalik besarnya Marketplace yang terkenal dan mungkin juga menjadi tempat favorit saat Anda mencari dan membeli produk secara online? Yuuk kita lihat satu per satu modal dan asalnya (kita intip beberapa yang pemain besar saja ya).

1. Tokopedia


Tokopedia didirikan Wiliam Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada tahun 2009. Tokopedia merupakan startup yang menyandang status unicorn atau valuasi di atas US$1 miliar.

Mengutip Crunchbase, Tokopedia telah melakukan 9 kali penggalangan dana. Tokopedia pun berhasil mengumpulkan dana investor sebesar US$2,3 miliar. Investor terbarunya adalah Softbank Vision Fund yang menyuntikkan dana US$1 miliar.

Selain itu, investor kakap Tokopedia adalah Alibaba Group, Sequoia Capital India dan East Ventures. Sebelum 21 November 2018, valuasi Tokopedia mencapai US$6 miliar

2. Bukalapak

Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono pada 2011 silam. Sama seperti Tokopedia, Bukalapak juga menyandang status sebagai startup unicorn.

Mengutip Crunchbase, Bukalapak sudah lima kali melakukan penggalangan dana, namun tidak menyebutkan berapa dana yang telah dikumpulkan dari aksi korporasi ini.

Meski tak jor-joran mengumpulkan dana investor asing, pemegang saham utama Bukapalak adalah PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek Group) yang juga salah satu investor Grab Holdings.

3. Lazada



Lazada adalah e-commerce bentukan Rocket Internet yang dikhususkan menggarap pasar Asia Tenggara. Lazada juga menyandang status sebagai salah satu startup unicorn yang berkantor pusat di Singapura.

Mengutip Cruchbase, Lazada telah 9 kali melakukan penggalangan dana dan berhasil meraup US$4,2 miliar. Investor strategis Lazada adalah raksasa e-commerce China, Alibaba Group. 

Investor lain Lazada adalah Temasek Holdings dan Tesco, raksasa ritel dan pengiriman makanan asal Inggris

4. Shopee


 Shopee masuk pasar Indonesia pada 2015 silam. Shopee Indonesia memiliki induk usaha Garena yang kemudian berubah nama menjadi SEA Group.


Pada 2017, SEA Group mencatatkan saham di bursa saham Amerika Serikat (AS) dan berhasil mengumpulkan dana US$884 juta. Valuasi ketika IPO mencapai US$4,9 miliar.


Dan masih banyak lagi Marketplace - marketplace lainnya. Berangkat dari pemikiran inilah maka kami melahirkan  toko online kecil-kecilan www.arenausaha.com    Namun disini bersifat membantu Anda yang ingin :

1. Bekerja sebagai Reseller  Anda dapat menjual semua produk yang disajikan untuk mendapatkan komisi penjualannya. Untuk menjadi Reseller tak perlu butuh modal tapi cukup copas copas gambar dan deskripsinya dirubah jadi copywriting ya. atau tinggal share link Reseller atau Affiliasinya ke semua sosial media yang Anda miliki. Atau juga karena harganya lebih murah dari yang ada di Marketplace dapat menjadi pilihan Anda untuk membelinya, untuk memenuhi kebutuhan Anda. Arenausaha.com juga terintegrasi dengan berbagai macam ekspedisi dan sudah bekerjasama untuk sistem COD (bayar setelah pesanan sampai dirumahnya), sehingga tak perlu membayar terlebih dahulu. Adapun jika ingin membayar sangat mudah karena banyak pilihan metode pembayarannya yang membuat Anda dan pelanggan Anda nyaman berbelanja. Platform penjualan sudah tersistem otomatis, dimana setiap order yang masuk akan otomatis terdeteksi oleh pihak supplier atau pabrik, sehingga proses penyiapan dan pengiriman lebih cepat sesuai rencana dan termonitor hingga sampai ke pembeli. Dan Anda sebagai Reeller tinggal masuk akun dashboard reseller Anda di arenausaha.com  untuk cek proses pengiriman dan komisi yang otomatis terupdate secara real time. Asyiknya kapan saja dapat dicarkan komisinya.  

2. Menjadi Suplier atau titip jual produknya. Bagi Anda yang ingin produknya; baik barang atau jasa nya terpajang di arenausaha.com silahkan hubungi Adminnya. Yang penting produknya (jika beruba barang), dapat didistribusikan keseluruh Indonesia. Bukan produk terlarang dan halal untuk dikonsumsi (jika berupa produk konsumsi). boleh juga Jasa, properti, produk digital dan sebagainya. 

3. Sebagai mitra reseller Arenausaha.com Anda tak perlu bayar biaya member atau membeli program iklan dan sebagainya. Yang penting mau jualan cukup.


Lebih baik iseng jualan di sosmed daripada nonton orang iseng di sosmed, hasilnya bisa ketawa sebentar saja...

Klik arenausaha.com  untuk mendapatkan banyak produk buat jualan onlinmu ya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar