Investasi Terpercaya....: Hasil penelusuran untuk minyak terapi
About Me

> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya Ayok. Terima kasih telah berkunjung

Semoga Anda selalu berbahagia serta senantiasa dalam berkelimpahan dan penuh syukur.

Saya berharap bisa memberikan inspirasi dan manfaat buat kita semua...

,

Tentang Kami

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri minyak terapi. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri minyak terapi. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

25 Sep 2019

Saat Ikut Panen Madu, Berhadiah Di Sengat Lebah


Bermain air basah, bermain lebah yaaa DISENGAT! Hehehe.. ini yang ku alami saat ikut panen madu di peternakan lebah milik

11 Sep 2019

Testimoni, Terapi Kanker Tulang dan Syaraf Kejepit


Bekas Jahitan Pemasangan Pen pada Tulang Belakang


Sudah lama saya ingin menceritakan pengalaman ini, baru kali ini sempat menuliskannya.

28 Agu 2019

11 Agu 2019

Benarkah Makan Daging Kambing Memicu Kolesterol Tinggi?


Benarkah daging kambing pemicu kolesterol tinggi?

Besuk pagi lebaran Idul Adha. Ummat Islam bergembira... pun warga non Muslim yang bertetangga di komplek Masjid atau Mushola tempat dilaksanakan penyembelihan hewan kurban. Akan ada pembagian hewan kurban. Dan tentu saja ada daging kambingnya. Namun

8 Agu 2019

Emak Sakit, Membawa Berkah Saudara-saudara seKampung

Ini foto salah satu saudara yang bertahun-tahun menderita Vertigo dan Kecanduan Rokok


Alhamdulillah... Emakku tercinta sudah bisa pulang dari rumah sakit.  Tidak langsung dibawa kerumah sendiri, agar lebih mudah terkontrol dan nyaman tinggalah di rumah kakak Sulung. Maklum dirumah sendiri kurang memadai, namun orang tua sering kekeuh untuk tinggal sendirian dalam keadaan pas-pasan. Dan luar biasanya, setibanya Emak yang sering dipanggil Mbah Ni tamunya terus berdatangan untuk menjenguk. Inilah suasanya kampung yang grapyak semanak, guyup rukun. Berdatangan dari berbagai desa yang berbeda untuk menyampaikan do'a serta berbagi kabar berita. Tak cukup mengucapkan, "selamat sudah pulang dan semoga sehat seperti sedia kala..." Silaturahim yang minim sekali terjadi ketika hidup di Kota.

Kedatangan banyak tamu, rupanya jadi alat promosi tersendiri bagiku. Orang jadi tahu kalau aku yang lebih banyak membantu terapi Mbah Ni di rumah sakit, sehingga lumayan singkat menginap di RS. Ada juga terapi di RS cuman tiga kali, itupun hanya beberapa menit. Semuanya atas ijin Allah. Aku melakukan yang aku bisa.

Pengobatan tradisional itu mahal di Kampung. Waktu kecil aku suka  diobati sendiri oleh bapak dan Emak. Setelah desa mulai maju ada dokter atau mantri kesehatan, maka orang kampung lebih seneng berobat ke dokter. Praktis cukup didiagnosa dan kasih obat, nggak sampai 5-10 menit selesai. Biayanya nggak lebih dari 50.000  Maklum di Kampung orang sibuk ngurus kambing, sapi dan ladang atau bekerja kepada orang. Nah pernah ada yang datang menawarkan Bekam dan semacamnya, katanya satu orang dikenai tarif hingga 600 an ribu. 

Ketika Mbah Ni juga aku pasangin Gelang dan Kalung Magnet... katanya harganya hingga sampai jutaan. Peralatan terapi yang kebetulan saya gelar ditikar dekat Mbah Ni ini bikin mereka penasaran.  Setiap hari ada saja yang minta terapi, bergantian. Saya gak pasang tarif, sebagaimana ketika di Bekasi sebagai terapi panggilan saya juga tidak pasang tarif. Lebih saya arahkan untuk membeli Minyak terapi yang kebetulan saya membawanya. Ada beberapa botol. Tapi ada  juga yang memaksa untuk aku terima.

Ada yang vertigo bertahun-tahun, berhenti merokok, asam urat, sakit mata tak bisa melihat. Nenek sudak 80 tahun lebih minta dipijat, saraf kejepit dan lain-lain. Saking namyaknya pasien dadakan, kakakpun berseloroh,"Sudah tinggal disini saja,cari duit di Kampung...."

Yah mudah-mudahan membawa berkah, sesekali pulang ke Kampung sambil nengok Mbah Ni, juga berbagi sehat untuk para saudara di Kampung. Dan di Bekasi  untuk menjemput rezeki lainnya temani keluarga. 

Foto lain kegiatan pengobatan di Kampung:


Ini salah satu senjata untuk pengobatan : Tongkat Jati Sakti, yang kudapatkan dari pekarangan kakakku.

Dan sebagai obat pamungkasnya adalah Minyak Mujarab : Minyak Terapi Oesada

7 Agu 2019

Emak Kena Stroke, Semoga Ceritanya Jadi Inspirasi


Tanggal 17-07-2019, tiba-tiba Bu De , istri Kakak Sulungku telpon. Agak kaget karena biasanya hanya jika ada hal-hal penting saja beliau menghubungiku. Apalagi tanyanya,"Apakah aku tidak merasakan sesuatu atau ngmpi tentang sesuatu?"

Dalam hati mungkin yang aneh,ya tadi fajar mau ikut shalat gerhana bulan, tapi di Masjid terdekat kelihatannya tidak menyelenggarakan adanya jauhan, tapi kedengarannya sudah selesai, sudah berdzikir. Akupun mengajak istri berjama'ah. Anehnya ketika membaca surat setelah surat Al Fatihah, lidah seperti tercekat dan sulit berucap, tiba-tiba blank hanya terucap beberapa ayat.... Apakah ini tandanya...

Kabar beritanya, Mbah Ni, Emakku dirawat di rumah sakit karena serangan stroke. Saya berusaha tenang dan minta kejelasan tentang rekam medisnya,supaya aku ada persiapan untuk di bawa pulang. Karena beliau hanya bisa jawab, "la mbuh aa durung ditiliki doktere .." artinya tidak tahu karena belum ditengok dokternya. Aku berinisiatif hubungi keponakan yang jaga untuk minta ke perawat soal hasil rotgen atau rekam medisnya. Alhamdulillah setelah menunggu satu jam-an data kudapatkan. Ada penyumbatan pembuluh darah di otaknya dan sedikit pembengkakan di Jantung. Kondisi Emak Tangan Kanan dan Kaki Kanan tidak bisa digerakkan dan mulutnya mencong serta tidak dapat berbicara. Dengar kata stroke, banyak orang yang terpikir, jika sudah masuk rumah sakit butuh perawatan kontinyu, dan cacat.. 

Setelah pamit istri lewat telpon, langsung mempersiapkan alat terapi dan mencari ke toko langganan yang belum ada. Mencoba hubungi teman yang jual Tahitian Noni Ekstra tapi Alhamdulillah lagi kosong. Dari sana langsung menuju terminal Bis Pulo Gebang dan sampai tepat setengah 5 sore menjelang Bis Haryanto berangkat. Jam 03.00 WIB pagi sampai tepat di RS tempat Emak dirawat. Suasana sepi hanya terlihat security dan syukurlah langsung diijinkan masuk menyelinap ke lantai 3. Ada Adikku yang menunggu, Pak Lik Siban dan Keponakannku. tapimereka dalam keadaan masih pules.

Sebelum subuh Emak sudah bangun saya baca QS. Al Mulk, tepat ayat terakhir Azan Subuh. Selepas Subuh, setelah kondisi Emak dipersiapkan oleh adikku aku pun langsung beraksi. Mulai dari totok punggung, refleksi dan kejut elektrik serta dengan membalurkan ke sekujur tubuhnya dengan Minyak Terapi Oesada, sedang pada bagian yang sakit Minyaknya ditambah dengan Minyak Akar Lawang dan Minyak Cengkeh asli yang saya bawa dari Bekasi.  Alhamdulillah    jam 06.00 Emak mulai bicara agak Jelas dan Kaki sedikit bisa ditekuk dan tangan mulai bisa diangkat walaupun langsung lunglai. 

Berikutnya jadwal kontrol perawat dan terapi pakai sinar infra merah. Selanjutnya kunjungan dokter. Saat kunjungan pak dokter  melihat alat terapi listrik saya masih menempel. Beliau bertanya alat apa ini dan berpesan, kalao ini terapi untuk membantu Embah cepat sembuh,ya monggo teruskan saja, disini juga pakaiterapi sinar infra merah juga.  Terapi yang saya lakukan, terus menerus disela-sela penanganan medis pihak rumah sakit. Otomatis saya menginap terus sambil menjaga Mbah Ni (sebutan Emakku).

Esok harinya terlihat perkembangan Mbah Ni luar biasa  cepat, sudah bisa ngomong dan bercerita hingga banyak penunggu-penunggu pasien yang mampir bertukar cerita agar tidak jenuh. Karena rata-rata yang ditunggu pasif dan diam. Mungkin saking senangnya sudah bisa menggerakkan anggota badan yang tadinya tidak bisa bergerak, ketika pak Dokter datang Emak bilang sudah ingin segera pulang. Saya sampaikan sebagai alasan, bahwa beliau sudah kangen sama sapinya yang sedang bunting.. hehehehe. Ketika ditanya pakdokter, punya sapi berapa? "Sekawan pak Dokter,niku kalih wonten mriki!" (maksudnya dua disini aku dan adikku, dua lainnya ya kedua kakakku) Bisa saja Mbah Ni melucu. Pak Dokter pun memberi tantangan, jika besok sudah bisa angkat tangan tinggi-tinggi dan meninjunya dengan keras, maka boleh pulang.

Akhirnya tantangan pak dokter bisa dibuktikan Mbah Ni dan Hari Jumat siang, kamipun pulang kerumah lagi. Akupun becandain mbah Ni. Apa sih yang dipikirkan sehingga bisa kena sakit ini.. kan keempat sapinya sudah beranak masing-masing 2 ya. ....
Sekedar yang saya tahu stroke timbul akibat dari pikiran atau lelah berlebih. Akhir-akhir Mbah Ni bisa agak terganggu istrirahatnya. Merawat seekor sapi sedang bunting yang sewaktu-waktu minta minum dan makan. Malamnya menemani cucunya yang ditinggal kerja ibunya hingga larut malam, bapakknya tidak dirumah karena jaga kandang ayamnya orang. Mereka berdua bekerjauntuk membantu biayakuliah anaknya di Surabaya. Kerja keras yang luar biasa demi cita-cita dan masa depan yang indah. Mungkin nuansa seperti ini jika di kota hal yang lumrah atau biasa. Namun tak biasa bagi penduduk desa seperti Mbah Ni. Dulu ketika aku kecil di desa, selepas isya semua rumah terkunci rapat gelap gulita, terlelap. Hanya yang punya sapi atau kambing yang kadang-kadang bangun diwaktu malam memberi makanan.  Kondisi 'baru' itu yang akan membuat siklus istirahat berbeda, seperti harus tidur pagi . Memicu naiknya  kolesterol dan mudah lelah. Setelah bekerja, kondisi badan panas, siang itu Emak mandi  dengan air yang dingin sekali. Mungkin langsung mengguyur kepala (keramas) sehingga aliran darah spontan berhenti. Setelah selesaiomandi jalan kurang-lebih 15 meter tiba-tiba organ tidak bisa bergerak. Mulut bisu hanya bisa memberi isyarat.    O, Iya sebaiknya mandi yang benar dimulai dari membasuh tangan, atau seperti berwudlu, kumudian berurut mengguyur air mulai dari kaki sampai ke atas dada secara perlahan. Diamkan beberapa saat misal 10 hitungan atau beberapa menit baru ke muka atau kepala. 

Sepulang dari perawatan di rumah sakit, saya tidak langsung balik lagi ke tempat asal untuk beraktifitas kembali di Bekasi. Namun saya harus menemani, merawat dan memastikan Emak hingga bisa jalan kembali.

Berikut kondisi Mbah Ni:

--- (maaf video blm diupload, masih di edit :) ) ----


Semoga menjadi Inspirasi, bagi yang kebetulan terkena serangan Stroke.


9 Jul 2019

Tetap Sehat dengan Minyak Terapi Oesada dan lainnya


Kesehatan adalah Investasi Berharga Setiap Manusia. Hidup sehat merupakan dambaan setiap insan. Tak Terkecuali Anda. Sehat Tak Perlu Mahal. Bahkan dengan berbagai cara alami, dimana Anda tak harus bergantung dengan  obat-obatan kimia.

Atas ijin Allah Kami telah berhasil meramu Minyak Terapi, yang dapat digunakan untuk membantu terapi phisik baik secara mandiri atau memakai jasa terapis.



🍶 MINYAK TERAPI O’esada, demikian kami menyebutnya. Berasal dari kata Husada yang secara universal diartikan sebagai usaha dalam melakukan proses penyembuhan. Dibuat dari berbagai rempah-rempah terbaik yang diambil sarinya (essensial) dengan kandungan khasiat dalam dosis tinggi. Diolah menggunakan teknik khusus, sehingga berkemampuan meresap ke dalam aliran darah. Efektif untuk memperlancar peredaran darah dan memberikan relaksasi sebagai minyak aromaterapi untuk menghilangkan stress dan kelelahan. Kandungan herbalnya juga mampu membunuh bakteri tidak baik serta mensimulasi regenerasi sel.


Penggunaannya sangat praktis, dengan di balurkan pada sepanjang tulang punggung, perut dada serta tangan dan kaki. Untuk penyakit berhubungan dengan kepala maka dibalurkan terutama pada leher dan kepala.

Untuk melihat sejauhmana khasiat dan manfaatnya, dapat di dari kegunaan masing-masing herbal yang diramu antara lain: Jahe, Sereh wangi, Kayu putih, Cengkeh dan VCO (Virgin Coconut Oil). Manfaat secara empiris dapat anda temukan di berbagai artikel yang sudah banyak tersebar di Google atau dari halaman halaman pencarian dengan ketik misal: "manfaat jahe", "manfaat sereh wangi", "manfaat cengkeh" dan lain-lain. Hal ini juga yang kami lakukan dalam melakukan untuk membantu terapi dengan berbagai jenis keluhan. Cara pembuatan yang berbeda dari minyak oles atau urut secara umum, maka kandungan Minyak Oesada merupakan berdosis sangat tinggi. Bahkan dengan kata lain Minyak Oesada adalah Minyak Essensial Preium dijual dengan harga sangat terjangkau. Demikian juga dengan minyak Essensial khusus lainnya, Anda dapat bandingkan harganya dengan lainnya. Mengapa bisa? Karena kami mendapatkannya langsung dari para petani Minyak Atsiri atau memproduksi sendiri, sehingga soal keasliannya dapat dipertanggungjawabkan.

Namun selama ini kami hanya menyediakan secara terbatas untuk keperluan kalangan sendiri. Ternyata makin hari banyak yang mencari karena menurut penuturan para pemakai, Minyak ini berbeda dari yang lain. Untuk saat ini, kami tidak pernah menyetok, maka hanya yang memesan saja yang baru kami siapkan. (Mohon untuk pemesanan agak bersabar jika kebutuhan sangat mendesak.

    HARGA : 
    Konsumen: 1 botol isi 100 ml = Rp. 150.000,-
    Bagi Reseller, pembelian minimal 2 botol dengan harga konsumen. Selanjutnya pembelian diskon 30% = Rp. 133.000,- Termasuk produk lainnya.
Margin harga yang lumayan tinggi dapat Anda jadikan untuk membangun jaringan pemasaran. (Nah inilah konsep duitcerdas.net Berbagi manfaat finansial kepada orang lain.) 

Beberapa testimoni atas penggunaan Minyak Terapi ini,  sebagai berikut:




Sudah merasakan Khasiatnya? kirim WA ke 0818482233



20 Mar 2019

Tersenyumlah..Maka Darah Tinggipun Lenyap


Artikel yang lalu menjelaskan bahwa tersenyum dapat meredakan masalah penyakit jantung Anda. Serangan penyakit jantung timbul karena tekanan darah tinggi. Selain memicu timbulnya penyakit jantung, darah tinggi sendiri dapat memicu timbulnya stroke, dan gagal ginjal. 
"Hipertensi adalah penyakit vaskular, dan pembuluh darah ada di seluruh tubuh sehingga komplikasinya bisa terjadi dari ujung kepala sampai ujung kaki," kata Siska S. Danny dari RS Haraan Kita yang kami kutip dari kompas.com

Tersenyumlah...
Terkadang. kita merasa ragu apakah pengobatan medis berhubungan kuat dengan terapi. Nah, ahli kesehatan ini punya pendapat khusus soal penyakit darah tinggi yang bisa sembuh dengan terapi senyum. Penasaran?
Mudah sekali bukan obatnya.. Cukup dengan Tersenyum!  dr. Muhammad Dwi Rosid Setiawan, lulusan Universitas YARSI, melalui saluran telepon kepada trubus.co.id,  memaparkan, “Sebagai dokter, kami enggak hanya menelusuri penyakit secara ilmu kedokteran. Tapi juga riwayat rekam medis pasien secara psikis. Apakah pasien pernah mengalami darah tinggi atau tidak. Ada kisah atau kejadian apa yang menyebabkan penyakit itu muncul.”
Penyakit darah tinggi dapat muncul mendadak akibat pikiran yang stres, tertekan, rasa marah, atau apapun yang memicu peningkatan hormon adrenalin. 
Menurut dokter yang sekarang bertugas di RSUD Hj. Anna Lasmanah, Banjarnegara, Jawa Tengah, ada tiga hormon pemicu darah tinggi yang bekerja secara berkesinambungan. Yaitu hormon norephinefrin, adrenalin, dan kortisol.
"Marah dan stres akan memicu peningkatan hormon adrenalin. Dapat mempersempit pembuluh darah dan menyebabkan darah tinggi,” kata Dwi.
Dr. Dwi juga menambahkan, “Selain memberi obat untuk mengurangi darah tinggi, sebagai dokter saya selalu menyarankan pasien untuk melakukan hobi yang disenanginya. Jika mereka senang olahraga, saya menyarankan untuk tetap melakukan aktivitas itu guna memicu peningkatan hormon endorfin.”
Hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang menerangkan terapi senyum dapat mengurangi darah tinggi. Namun, tersenyum dapat meningkatkan hormon endorfin yang memicu pelebaran pembuluh darah.
“Meningkatnya hormon endorfin secara otomatis membuat pengidap darah tinggi jadi lebih bahagia. Dengan sendirinya, mereka akan melakukan terapi senyum. Perasaan senang akan membuat seseorang jadi lebih enteng untuk tersenyum. Tidur juga jadi lebih nyenyak. Biasanya, orang yang stres dan mengalami darah tinggi cenderung terganggu tidurnya,” kata dr. Dwi. 
Pesan penulis: Untuk mempercepat proses penyembuhan dan menjaga kesehatan Minumlah VCO dan sesering mungkin balurkan pada perut dan punggung Anda Minyak Terapi Oesada.

19 Mar 2019

Tersenyumlah..Maka Jantung Anda akan Lebih Sehat




Banyak pemusik menulis lirik lagu dan menyanyikannya dengan tema Senyum. Jika dihubungkan dengan dunia kesehatan, tersenyum memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa. Banyak penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur dan diet sehat adalah kunci untuk menjalani hidup yang panjang, tetapi para ahli mengatakan bahwa tersenyum juga dapat memberikan manfaat yang sama.
Anand Chockalingam, seorang ahli jantung di University of Missouri Health Care sekarang memberi tahu pasiennya untuk lebih banyak tersenyum.

“Ketika kita tersenyum, kabel otak berubah,” kata Chockalingam. “Bahan kimia yang dilepaskan lebih positif.”
Tersenyum adalah langkah pertama untuk mengatasi stres dan juga efek negatif potensial, katanya.
Spesialis jantung mengatakan bahwa stres dapat menyebabkan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, penyalahgunaan alkohol, makan berlebihan, dan kurang aktivitas fisik, itu dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak arteri yang mengarah pada penyakit jantung.
“Begitu orang tersenyum, mereka santai. Relaksasi ini secara langsung menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar gula dalam darah, ”kata Chockalingam.
Chockalingam juga menyarankan pasiennya untuk duduk diam setidaknya lima menit sehari dan memikirkan sesuatu yang menyenangkan.
Luangkan waktu sejenak, atur nafas sebaik-baiknya, tenangkan fikiran sambil mengingat betapa Allah SWT trelah memberikan berbagai nikmatnya untuk kehidupan kita di dunia ini, dengan cara sederhana untuk menyehatkan jantung Anda.

Baiklah saya kutipkan dialog antara dokter dengan pasien, mengenai pentingnya tersenyum sebagai obat mujarab: 


Pasien ini, sebut saja Nyonya Minah, umur sekitar 50 tahun, sudah beberapa kali konsultasi ke tempat praktik saya. Keluhannya bermacam-macam, mulai dari pegal linu seluruh sendi dan otot-ototnya, tegang pada tengkuk, sakit kepala, mual, nyeri, menyesak di perut, sakit dada, berdebar, tidak bisa tidur dan sebagainya. 

Suatu hal yang menarik bagi saya pada pasien ini adalah bahwa beliau, kalau boleh dikatakan tidak pernah, sangat jarang senyum. Anak beliau yang mendampinginya juga mengatakan hal yang sama. 

“Ya, dokter, Ibu tidak pernah senyum, apalagi ketawa”, sela anaknya . 
Saya lihat memang begitu, gigi Ibu ini terlalu mahal untuk dilihat orang, kata saya sambil memcoba memancing dia untuk senyum. “Ibu selalu seperti orang yang berfikir terus dokter, raut mukanya selalu seperti itu, merengut terus,” kata anaknya lagi. 

Pemeriksaan fisik pada pasien ini boleh dikatakan normal, laboratorium hanya menunjukkan sedikit kenaikan gula darah sewaktu yang mencapai 200 mg/dl. EKG, USG, dan pemeriksaan penunjang lain juga normal. Dari pemeriksaan anamnesis dan penunjuang, saya kira pasien ini menderita penyakit psikosomatik. Harusnya direfer ke psikiater, tapi psikiater tidak ada di tempat saya, dan juga keberatan dirujuk ke luar kota. Di samping mendapatkan terapi ansiolitik, dan obat Insomnia pasien juga saya anjurkan untuk lebih aktif bergerak seperti berolahraga, belajar senyum, dan  ketawa. 
Kemudian, setelah beberapa kali kunjungan saya lihat pasien mulai banyak perubahan. Pasien sudah bisa senyum, ketawa. Wajah cemberut, merengut juga sudah mulai berkurang, sebaliknya, kecerian nampak sedikit menghisasi wajahnya. Setiap kali konsultasi, guyonan-guyonan kecil juga selalu saya buat untuk memancing dia tersenyum. 

Pada kunjungan terakhir, senyum, wajah yang ceria sudah banyak menghiasi muka Ibu ini. Waktu saya tanya, “raut muka Ibu sekarang sudah jauh berubah, sudah banyak senyum dan ketawa, apa rahasianya Bu?”…..sambil senyum Ibu itu menjawab, “sesuai dengan anjuran dokter, saya sekarang sudah banyak bergerak, pagi atau sore saya jalan-jalan di sekeliling rumah, dan yang lebih penting lagi, saya mulai banyak senyum dan ketawa. Setiap pagi kehidupan ini selalu saya awali dengan senyum, ternyata, kalau saya senyum, orang lain di sekitar saya juga senyum, ini yang membuat saya merasa lebih senang dan sehat jadinya dokter. Saya merasa orang lain menjadi lebih baik, lebih memperhatikan saya, dan hubungan saya juga menjadi lebih hangat. Sebaliknya dokter, ternyata kalau saya merengut, saya cemberut orang lain juga akan melakukan yang sama, mereka juga merengut kepada saya, saya tambah sakit dokter”, kata pasien ini, yang kelihatan sudah mulai banyak bicara. 

Hmmm, pasien ini baru tahu bahwa senyum itu adalah obat, senyum obat alami yang gratis, tidak perlu biaya sama sekali. Bahkan senyum tidak hanya membuat kita senang, tenang, gembira, sehat, orang lainpun akan ketularan kecerian, kegembiraan kita. Makanya Rasulullah bersabda bahwa,” senyum untuk saudaramu adalah sedekah”, sedekah untuk diri kita sendiri dan orang lain. Kalau dia merupakan sedekah, anda mendapatkan ganjaran yang baik , kenapa harus dijual mahal senyum itu? 
Pasien seperti penasaran, kemudian bertanya, “kok bisa ya dok, senyum itu dapat membuat saya merasa lebih sehat?” Begini Bu,” coba Ibu rasakan sendiri, perubahan saat Ibu senyum, pasti Ibu merasakan langsung perubahan, perasaan Ibu”, jawab saya. Penelitian juga menunjukkan bahwa kalau kita senyum, tubuh kita juga akan melepaskan hormon endorphin , natural pain killer, semacam penghilang nyeri, dan serotonin. Hormon-hormon ini menyebabkan perubahan pada perasaan dan pikiran kita. Kita akan merasa lebih nyaman, tenang, senang, gembira dan bahkan dapat mengurangi rasa saki yang kita derita. dan karena itu, sering-sering saja Ibu senyum dan kalau perlu ketawa! Jawab saya sambil sedikit mencoba menjelaskan. Ok, dokter, “saya akan lebih banyak tersenyum”, sambung pasien, sambil keluar dari kamar praktek. 

Karenanya, sehat itu memang dimulai dari hal-hal kecil, senyum saja yang Anda lakukan sudah memberikan manfaat yang luar biasa kepada kesehatan Anda. Maka, tidak heran, seorang penulis Arab yang terkenal mengatakan, apabila Anda mau menghiasi kehidupan ini dengan senyuman, barangkali sebagian obat-obat yang dimakan selama ini tidak diperlukan. 

Demikian Irsalrusad, Dokter Spesilalis Penyakit Dalam. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, di diarynya di Kompas.com dengan judul "Pasien Ini Sembuh karena Senyum", https://lifestyle.kompas.com/read/2011/07/28/1219344/Pasien.Ini.Sembuh.karena.Senyum. 

Namun jangan lupa untuk mempercepat proses penyembuhan selalu balurkan Minyak Terapi Oesada diperut, punggung dan bagian yang sakit sehabis olah raga dan saat-saat tertentu.

28 Feb 2019

Testimoni Minyak Terapi Oesada dan VCO untuk Komplikasi



Hari Kamis, 21 - 02 - 2019

Saudaraku saya mau cerita tentang perkembangan tetanggaku yang sedang saya terapi:

Namanya pak Dayat, kerja sebagai satpam di sebuah apartemen di Karawang. Setiap hari naik motor , habis subuh sudah berangkat, setiap hari. Akhir-akhir nambah cari penghasilan dengan ngojek online.

Rabu kemarin kerumah bersama istrinya. Jalannya sempoyongan. Muka lebam dan bengkak, ada lecet di pipi kanan dan atas bibir. Rupanya habis kecelakaan. Katanya. tiba-tiba hilang kesadaran dan kata orang terpental nyerempet kontainer. Alhamdulillah masih diselamatkan Allah. "Saya nggak tahu kalau Bapak bisa ngobatin, semalem saya bawa juga bapaknya ke tukang bekam jauh di Duta sana, habis di bu M*ya ngantri... (bu M*ya adalah tempat bekam yang terkenal di komplek perumahan kami tinggal).

"Koq bapak gak bikin papan nama gitu biar pada tahun... ?"tanya istrinya.  Saya cuman tersenyum sambil bicara lirih," gak enak bu sama yg bisa, cuman ikhtiar aja kalau mau belajar Monggo, utk khasiat pengobatan nya in sya Allah jika pakai Minyak ini lebih mujarab Bu.."

Akhirnya kutanyakan beberapa sejarah sakitnya hingga jatuh mendadak begini.. Rupanya beliau sdg dalam perawatan dg dokter ahli syaraf total biaya 7,5 juta, harus disuntik 10 kali sekarang sudah ke 8, 2 kali lagi.. (dalam hati bisa juga pengaruh obat, cuman ngira-ngira smg tidak). Suntikan ini untuk mengembalikan fungsi organ bagian kanan yang ternyata kena stroke. Saya chek dengan melihat telapak tangan sepertinya ada gangguan di jantung dan ginjalnya basah. Terapi pun saya lakukan dengan biasa kombinasi refleksi, topung dan POSS serta dimaksimalkan pemakaian Minyak Terapi Oesada..Sebelah kiri merasakan panasnya Minyak Oesada, sebelah kanan tidak.

Paginya saya suruh berjemur sambil terapi topung , badan berkeringat hanya sebelah kiri. Oh iya pada tubuhnya terdapat banyak lipoma, ada yang besar-besar seperti telur angsa ada yang kecil-kecil. Saya iseng tanya: "maaf pak bapak dulu pernah konsumsi B2 ya" beliau pun mengakui, karena kalau tahun baru dll suka ada pesta dikantornya. Makanannya pasti mengandung B2, dan minumannya Wine. "Nah benar, ini parasit pak, boleh disebut tumor cuman gak ganas, kalao operasi satu titik harganya 200 an ribu. Ditubuh bapak ada banyak titik, wah mahal juga ya."

Saya lakuakan terapi dengan sendok yang dipanaskan kemudian ditempelkan, juga dengan garam kasar yang dipanaskan kemudian dimasukkan ke kain. DItempel-tempelkan dan dibaluri Minyak Oesada agar mudah meresap. 

Pagi tadi (Hari Sabtunya) Alhamdulillah, istrinya bilang lipoma yang besar sdh mulai mengecil. Bengkak dipipi kempes. Dan saya senengnya badan sebelah kanan mulai keluar keringat dan sudah mulai merasakan hangatnya Oesada. serta sakitnya pijatan saya. Saya ajak untuk melakukan beberapa gerakan. Organ sebelah kanan mulai lentur.

Selain pengobatan dengan dibalurkan Minyak Terapi Oesada saya sarankan untuk konsumsi VCO saat bangun tidur dan sebelum tidur masing-masing 6 sendok makan. Pemakaian Minyak Terapi Oesada nya dilakukan lebih sering.

Mohon bantu doanya ya bapak ibu, biar cepat normalnya. agar nanti tidak dikasih obat yang lebih keras lagi dari dokter. Soalnya kata dokternya setelah 10 kali suntikan obat saraf, akan dikasih obat yang lebih keras lagi..🙏😊

Bantu doakan ya semoga Oesada makin banyak mbantu saudara Muslim kita. Karena banyak juga minyak buatan non muslim yang dibanggakan oleh saudara Muslim kita....😭

Hari Ahad, 24 - 02- 2019 : 

Saya lanjutkan cerita ini.
Alhamdulillah dengan izin Allah perkembangan luar biasa..

Hari ini saya ajak senam untuk melihat apakah keseimbangan badannya sudah stabil, dengan mengangkat salah satu kaki misalnya. Syukurlah keseimbangan sdh lumayan bagus. Keringat yang tadinya hanya keluar separo badan sudah menyeluruh pada badan sebelah kiri dan kanan. Benjolan lemak-lemak sudah banyak yang hilang. Tulang belakang sdh lurus. Benjolan di pipi kempes dan muka sudah tidak miring atau mencong.

Ketika saya minta coba pak jalan agak cepet. "Wah sekarang disuruh lari juga sudah bisa!" serunya, sambil tersenyum dan istrinya bilang,"malah besok pagi sudah pingin masuk kerja lagi."

Alhamdulillah.. semua terjadi dengan ijin dari Allah..

Hari ini saya berikan terapi selain senam dengan sedikit topung saja. Dan minta tetap rutin dibalur Minyak Terapi Oesada terutama perut dan punggung, bagian tubuh kanan yang terkena stroke dan kepalanya.

Videonya dapat disaksikan di :






Terima kasih buat saudara-saudaraku yang telah bantu doanya ya. 🙏😊

Bagaimana kisah beliau selanjutnya, Dapat dibaca dihalaman berikut, silahkan diklik disini.


20 Feb 2019

Membedakan Minyak Essensial Alami dengan Minyak Sintetis

Hati-hati Aromaterapi dengan Minyak Sintetis

Aromaterapi yang sebenarnya wajib menggunakan essential oil alami yang berasal dari tumbuhan, bukan essential oil sintetis berbahan kimia.
Aromaterapi yang menggunakan essential oil sintetis dapat membahayakan kesehatan. Jika dihirup dalam jangka waktu yang lama, aromaterapi sintetis bisa mengganggu kesehatan saraf dan sistem pernapasan karena mengandung bahan kimia berbahaya.

Pakar Spa  Ita Listya mengatakan, massage oil haruslah pure essential oil tanpa campuran bahan lainnya.
Aromaterapi yang menggunakan minyak sintetis berpotensi membahayakan kesehatan.
Jika dihirup dalam jangka waktu yang lama, aroma terapi sintetis tersebut bisa merusak jaringan saraf di kepala karena terdapat campuran kimia di dalamnya,” ujarnya di acara peluncuran produk kecantikan yang berlokasi di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (11/1/2016).
Bagaimana cara membedakan minyak yang murni dan sintetis?
Aromaterapi dengan minyak essential sintetis dan alami dapat dibedakan melalui efeknya setelah digunakan.
Essential oil alami ketika dihirup mengeluarkan aromaterapi yang menenangkan saraf.  Aromaterapi seharusnya memang memberikan efek positif, seperti relaksasi, membuat semangat dan menyegarkan pikiran. Sedangkan essential oil sintetis malah membuat pusing. Bahkan adakalanya bikin mual seperti layaknya orang yang mabok. Jika terkena kulit terasa bukan hangat tapi seperti terbakar, sehingga meninggalkan bekas ruam merah dengan cepat.
Masalah harga misalnya, terpaut sangat jauh. Harga essential oil alami berkisar antara puluhan ribu sampai jutaan rupiah. Sedangkan essential oil sintetis tidak memiliki variasi harga, umumnya di kisaran puluhan ribu rupiah.  Sebagai perbandingan harga essential oil ginger asli sekitar Rp 200.000 per 10 ml, sedangkan essential oil ginger sintetis Rp 60.000 per 50 ml. Namun perbedaan harga yang demikian tidak berlaku untuk Minyak Terapi atau essensial yang kami miliki. Karena kami memang beda. Bahan diperoleh langsung dari petani atau produsen. Maka Anda sangat beruntung mendapatkan situs ini.
Nah yang terpenting adalah,  Anda cermat dalam memilih essential oil aromaterapi demi kesehatanmu!


15 Feb 2019

Penelitian Para Ahli Akhiri Kampanye Buruk USA terhadap Minyak Kelapa

Dr. Jon J. Kabara, Ph.D.

Discoverer of Monolaurin and Professor Emeritus, Department of Chemistry and Pharmacology Michigan Sate University, USA.

Adalah peneliti pertama yang menemukan sifat anti-mikroba dari asam lemak rantai menengah (Penemu Monolaurin).

Professor Emeritus pada Departemen Ilmu Kimia dan Farmakologi, Michigan State University ini sudah mendapatkan 16 paten dan menulis lebih dari 200 publikasi ilmiah termasuk 8 buah buku.

Menurut Professor. Dr. Jon J. Kabara, Ph.D. minyak kelapa yang berasal dari kelapa tua segar (bukan minyak yang berasal kopra), mengandung Medium Chain Fatty Acids, seperti Asam laurat dan asam kaprat. Asam Laurat mendominasi kandungan VCO sampai 52%. Asam Laurat dikenal juga sebagai Komponen inti Air Susu Ibu, yang menjadikan bayi lebih sehat, kebal dan kuat melawan serangan virus dan bakteri.

Buku Professor. Dr. Jon J. Kabara, Ph.D.



Preservative-Free and Self-Preserving Cosmetics and Drugs: Principles and Practices (Cosmetic Science and Technology)Jan 2, 1997. by Jon J. Kabara and Donald S. Orth.
Fats are Good for You and Other Secrets: How Saturated Fat and Cholesterol Actually Benefit the Body. By (author) Jon J. Kabara
Cosmetic and Drug Microbiology (Cosmetic Science and Technology)Jul 13, 2006. by Donald S. Orth and Jon J. Kabara.
Cosmetic and Drug Preservation Principles and Practice(Cosmetic Science and Technology, Vol. 1)Dec 6, 1984. by Jon J. Kabara.
Symposium on the Pharmacological Effect of LipidsJun 1978. by Jon J. Kabara,
The Pharmacological Effect of Lipids II (Aocs Monograph 13)May 1985. by Jon J. Kabara,
Pharmacological Effect of Lipids III: Role of Lipids in Cancer ResearchOct 1989. by Jon J. Kabara.

Prof. Dr. Mary Gertrude Enig, Ph.D.

Ahli Biokimia dan Nutrisi, USA, penulis buku Know Your Fats dan buku Eat Fat Lose Fat. Pada 1995 Marry G Enig, melaporkan asam laurat pada minyak kelapa di dalam tubuh diubah menjadi monolaurin (senyawa antivirus), sebuah senyawa monogliserida yang diperoleh bayi dari air susu ibu. Monolaurin ampuh mengatasi infeksi virus, bakteri, dan protozoa. Minyak kelapa juga mengandung asam kapriat yang diubah di dalam tubuh menjadi monokapri. Senyawa itulah yang sangat efektif menghambat penyebaran virus HIV-AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome). Marry G Enig., menyatakan dalam bukunya Isometric Trans Fatty Acid in the US Diets, bahwa propaganda USA terhadap minyak kelapa pada 1954 menjadi titik tolak kampanye negatif minyak kelapa di seluruh dunia.





DR. Bruce Fife, CN.ND.
Ahli Naturopati dan ahli gizi bersertifikat dari USA. Penulis buku The Coconut Oil Miracle.
Asam Laurat menghancurkan sel virus, sel bakteri, jamur, dan parasit yang dilindungi oleh membran lipid (lemak). Membran lipid dihancurkan oleh Asam Laurat yang menyebabkan isi cairan dalam tubuh virus dan bakteri keluar dan mati.

Dibawah ini Slideshow dari gambar sampul buku karya DR. Bruce Fife, CN.ND.



Murray Price, Ph.D.

Ahli Naturotapi dan Nutrisi USA, Pakar pengobatan alternatif lulusan Hawaii School of Medicine. Penulis buku "Coconut Oil for Your Health" dan buku "The Healing Miracle of Coconut Oil" yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia dengan judul "Terapi Minyak Kelapa".

Murray Price, Ph.D. Asam Laurat merupakan komponen inti VCO, ketika mengkonsumsi VCO maka tubuh akan mengubahnya menjadi Anti-Mikroba yang kuat untuk membunuh mikroorganisme penyebab penyakit. Secara essensial VCO merupakan makanan berupa minyak yang mengandung zat anti-virus, anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-parasit.


Dr. Conrado S. Dayrit.
Profesor Farmakologi Universitas Filipina dan President National Academy of Science and Technology. Penelitian Dr.Conrado, pada 1992 menunjukkan bahwa asam laurat dan asam kaprat yang terkandung dalam VCO mampu membunuh virus. Di dalam tubuh asam laurat diubah menjadi monolaurin, dan asam kaprat diubah menjadi monokaprin, yang termasuk senyawa monogliserida yang bersifat sebagai antivirus, antibakteri, antibiotik dan antiprotozoa. Monokaprin digunakan pada suplemen bermerek Capricidin untuk membunuh virus HIV penyebab AIDS. Dr. Conrado membuktikan VCO bukan pemicu sakit jantung dan penyebab tingginya kolesterol LDL. Menurut Philipines Journal of Coconut Studies dibutuhkan waktu 50 tahun untuk melawan serangan pihak barat terhadap minyak kelapa.







DR. Dan Eringthon
Ahli Ekonomi Pertanian Universitas Nasional Australia. Meneliti masyarakat Tuvalu, di Pasifik Selatan yang mengkonsumsi minyak kelapa. Hasil riset tidak ada tanda penyakit jantung. Namun, Setelah mereka pindah ke Selandia Baru dan mengkonsumsi minyak poli tak jenuh, prevalensi penyakit jantung tinggi. Hal itu membuka mata para peneliti, bahwa kolesterol penyebab penyakit kardiovaskuler bukan berasal dari minyak kelapa.

14 Feb 2019

VCO dan Virus HIV




Saya yakin Anda tahu penyakit ‘menyeramkan’ bernama AIDS, penyakit akibat terjangkit virus ganas bernama HIV. Penyakit yang konon susah untuk diobati. Namun ternyata VCO diyakini dapat membantu mengatasinya.
Baiklah kita kupas dahulu tentang VCO…
Anda pasti tahu tentang VCO. Virgin Coconut Oil. Yakni minyak kelapa asli, yang diproduksi hanya dengan mengendapkan santan kelapa. Sebuah proses yang sangat sederhana dari buah yang sangat familier bagi kita masyarakat Indonesia, yakni kelapa.
Tetapi jarang orang yang tahu bahwa, VCO, memiliki sejarah panjang, berabad-abad lamanya, dan dipercaya menjadi obat alternatif untuk banyak ragam penyakit.
Ini dia rangkuman perjalanan VCO, dari 3.900 sebelum masehi, hingga tahun 2000-an, dari berbagai sumber:
Para leluhur kita, sejak berabad-abad lamanya ternyata tahu bahwa di dalam daging kelapa dan airnya sangat menyehatkan. Lemak dalam VCO tidak tertimbun di dalam tubuh manusia dan membuat sumber penyakit, tetapi lemak VCO mudah terbakar dan menimbulkan efek yang luar biasa bagi tubuh manusia.
Pada tahun 1945-an, VCO kembali menjadi kabar dunia, karena komoditi ini sangat diunggulkan di Asia -- Pasifik. Pada Perang Dunia II, air kelapa digunakan untuk mengkompres para prajurit yang terluka, dan tentu menyelamatkan ribuan nyawa manusia.
Setelah perang mereda, di Amerika dan Inggris, kelapa kemudian diolah menjadi margarine, dan menjadi komoditi pangan di kleas elite di Eropa. Karena ketakutan akan moncernya VCO, maka banyak kalangan investor menyerukan agar dihentikan penggunaan minyak goreng dari negara tropis ini diganti dengan minyak jagung atau kedelai. Tentu dengan menghembuskan isu negatif, bahwa di dalam minyak goreng kelapa menjadi penyebab tumbuhnya penyakit berat, seperti jantung, diabetes, dan kolesterol.
Perang terhadap minyak kelapa ini bahkan terus dilakukan hingga tahun 1954, dan tahun 1965. Dimana banyak peneliti dikerahkan untuk memberi kesimpulan bahwa minyak kelapa asal negara tropis harus dihindari, karena lemaknya  mengakitakan penyumbatan arteri dan memicu penyakit jatung. Amerika Serikat, bahkan mempropagandakan, minyak kelapa sebagai minyak jahat. Protec dan Gambler meyarankan agar American Heart Association untuk menghndari minyak kelapa dari daftar diet. Kampanye ini mencapai puncaknya tahun 1984, di mana The New York Times, menyebut, mereka harus menghindari minyak kelapa asal  Malaysia dan Indonesia, meski harganya murah tetapi menjadi sumber penyumbatan pembuluh darah. Sedang National Cholesterol Education Program, menyatakan, minyak kelapa dan kelapa sawit harus dihindari.
Propaganda ini berhasil mendunia, mengubur hasil "riset" nenek moyang terdahulu, yang menyatakan minyak kelapa murni (VCO) adalah penyembuh ajaib.
Sampai akhirnya muncullah Prof. Dr. Bambang Setiaji, seorang dosen dan peneliti dari Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang menyatakan bahwa VCO adalah The Kings, bahkan VCO bisa mengatasi leukimia, HIV dan AIDS.
Di Indonesia, uji klinis terhadap VCO, kemudian banyak dilakukan oleh para ahli. Salah satunya peneliti asal LIPI Dr. Joko Sulistiyo.
Pada seekor mencit ( tikus )  kadar kolesterol mencit yang diberi VCO 50 mikroliter turun 9 mg/dl pada hari ke- 28. Melorotnya kolesterol itu juga diimbangi oleh naiknya HDL ( yang dikenal sebagai kolesterol baik ) pada hari ke-13.
Ini tentu sebuah kesimpulan yang hebat, karena VCO memperkecil risiko beragam penyakit seperti serangan jantung dan arteriosklerosis ( seperti ditulis oleh Majalah Trubus ).

Riset secara klinis efek kolesterol ekstrak Cocos nucifera juga diteliti oleh K.G. Nevin dari Department of Biochemistry, University of Kerala, India.
Nevin menemukan VCO tak meningkatkan kolesterol dalam darah, justeru melindungi jantung. Sebabnya, VCO mampu meningkatkan kolesterol baik dan mengenyahkan kolesterol jahat.
Penelitiannya melibatkan 3 kelompok tikus masing-masing 6 ekor. Selama 45 hari seluruh tikus percobaan itu diberi minyak kacang 8 g/100 g bobot tubuh sebagai kontrol, minyak kelapa asli 8 g/100 g, dan VCO 8 g/100 g.
Pada hari ke-46 hewan percobaan dipuasakan selama satu malam sebelum diinjeksi mati dengan menggunakan sodium pentatonat.

Serum jaringan darah, hati, ginjal, dan jantung dianalisis kadar lemaknya. Caranya, sebanyak 500 mg jaringan darah dihomogenisasi dengan kloroform dan metanol, perbandingan 2:1, lantas dicampur dengan 0,02% kalsium klorida. Setelah diaduk dan didiamkan. Minyak menyambung di bagian atas. Airnya diserap menggunakan teknik evaporasi agar menjadi bubuk kering.
Dari situlah total kolesterol, trigliserida, dan fosfolipida.

Hasilnya nilai kolesterol di jaringan darah tikus pengkonsumsi VCO 17% lebih rendah dibanding minyak kacang dan minyak kelapa. Bahkan, pada jantung dan hati, total kolestrolnya 23% dan 30%, lebih rendah dibanding minyak kacang dan minyak kelapa.

Nilai trigliserida pada darah tikus pengkonsumsi VCO juga menunjukkan 46% lebih rendah dibanding kontrol minyak kacang dan pembanding minyak kopra.
Kandungan-kandungan lain dalam minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) seperti asam laurat, asam kaprat, asam kaprilat, dan asam kaproat terbukti efektif sebagai antivirus, antibakteri, antidiabetes, antiobesitas, bahkan antikanker. Sayang, masih banyak orang ragu meminum minyak kaya manfaat itu.
Adalah Prof. Dr. Bambang Setiaji, Dosen Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, yang membongkar kembali "harta karun" peninggalan nenek moyang, berupa obat herbal bernama minyak kelapa murni, Virgin Coconut Oil (VCO) tahun 2004 lalu.
Maka orang di seluruh penjuru dunia seolah terguncang. Semua berburu VCO untuk kesembuhan dari berbagai macam penyakit.
Yang lebih heboh, ternyata VCO juga bisa mengobati penyakit leukimia atau AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) dan HIV (human immunodeficiency virus).
Ini yang mempengaruhi dunia kesehatan dan para ahli geregetan, dan melakukan serangkaian penelitian. Dan tidak terbantahkan bahwa minyak kelapa murni itu, memang "harta karun" yang terpendam berabad-abad lamanya, dengan kekuatan khasiatnya mampu  mensihir ahli pengobatan di berbagai belahan dunia. Karena keragaman fungsi yang terkandung dalam VCO, tersebut.
Untuk menemukan kembali " kitab kuno " khasiat minyak kelapa murni, Prof.  Dr. Bambang Setiaji, MSc menjalankan laku prihatin melakukan penelitian selama 10 tahun.

Maka, di kediaman Prof. Dr. Bambang Setiaji di Desa Kranggan, Kecamatan Galur, Kulonprogo, Yogyakarta, menjadi tonggak sejarah berkibarnya nama VCO, dan di padepokannya itu pula sang dosen Fakultas MIPA UGM Yogyakarta, ini terus kebanjiran tamu baik domestik maupun asing.

Dengan teknik pengolahan yang sederhana, model diendapkan dan disaring, maka terciptalah minyak kelapa murni alias VCO. "Keunggulannya, minyak ini masih utuh artinya tidak ada senyawa yang hilang dalam minyak kelapa itu, warna minyak lebih jernih dan bisa awet sampai lebih dari lima tahun, " ujar Bambang Setiaji, kepada media televisi nasional SCTV, seperti juga dikutip sebuah situs tentang VCO,  di tahun 2004 lalu.

Bambang Setiaji, juga meyakinkan, bahwa minyak kelapa murni mampu membunuh berbagai virus penyakit degeneratif dan pelarut kolesterol. Virus HIV, hepatitis, dan leukimia. VCO tidak dapat larut dalam air karena terselubung semacam asam lemak jenuh (lipid). Nah, asam laurat pada minyak kelapa murni-lah yang bisa menembus serta mematikan virus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian VCO secara teratur dapat menurunkan risiko terinfeksi HIV atau AIDS. "Kini negara-negara maju mengembangkan minyak kelapa untuk mematikan virus HIV," tambah dosen dan pengelola Laboratorium Fakultas Kimia Fisika Universitas Gadjah Mada itu.
Belum lagi manfaat di bidang kesehatan, kecantikan, dan penyakit kulit serta tulang, yang selama ini sudah banyak dihasilkan oleh sejumlah journal kesehatan.
Maka, kita layak berterimaksih kepada para peneliti yang jujur yang telah mengangkat kembali warisan leluhur tentang kehebatan VCO.***
Salam Pak Dhe Gondo dari kompasiana
*Sumber Referensi, liputan6.com, Majalah Trubus, situs-situs VCO, dok. Bambang Setiaji, metrotvnews.com, dll )


Saran:
Setiap keluarga hendaknya menyediakan minimal 1 botol minyak VCO. Anda dapat memperoleh Minyak VCO dengan kualitas terbaik yang sudah di ekspor ke berbagai negara, Silahkan order VCO disini.
jika Anda mengobati penyakit karena virus, sebaiknya dikombinasikan dengan pengobatan luar tubuh dengan cara membalurkan Minyak Terapi Oesada.

Solusi Bagi UKM, Pebisnis Online dan Anda yang Ingin Buka Usaha Kirim Paket Super Lengkap